BREAKING
Memuat informasi hangat dari Redaksi Intifakta Nusantara...
-- pembaca online
Mode Malam
LIVE
BERITA PILIHAN REDAKSI

RPJMD 2025 Sampang Lampaui Target, Pertumbuhan Ekonomi Tertinggi Lima Tahun Terakhir



Infografis capaian pembangunan Kabupaten Sampang Tahun 2025 dengan pertumbuhan ekonomi 3,45 persen dan indikator pembangunan yang meningkat.

Sampang, Jawa Timur, IFN.my.id — Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sampang mencatat capaian positif dalam pelaksanaan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Tahun 2025. Salah satu indikator yang menonjol ialah pertumbuhan ekonomi sebesar 3,45 persen atau melampaui target RPJMD yang ditetapkan sebesar 2,56 persen.

Capaian tersebut menjadi pertumbuhan ekonomi tertinggi Kabupaten Sampang dalam lima tahun terakhir pada masa kepemimpinan Bupati H. Slamet Junaidi dan Wakil Bupati H. Akhmad Mahfudz.

Pertumbuhan Ekonomi Lampaui Target RPJMD

Kepala Bappelitbangda Kabupaten Sampang melalui Kepala Bidang Perencanaan, Pengendalian dan Evaluasi (Rendalev) Pembangunan Daerah, Reza Bayu Julianto, menjelaskan sejumlah indikator pembangunan daerah menunjukkan tren yang positif sepanjang 2025.

Indeks Pembangunan Manusia (IPM) meningkat dari 66,72 menjadi 67,23 atau mendekati target RPJMD sebesar 67,35.

Usia Harapan Hidup (UHH) juga mengalami peningkatan dari 73,66 tahun menjadi 73,89 tahun, seiring meningkatnya kualitas pelayanan kesehatan, termasuk pelayanan di RSUD dr. Mohammad Zyn Kabupaten Sampang.

Pada sektor ekonomi, pertumbuhan meningkat signifikan dari 1,71 persen pada 2024 menjadi 3,45 persen pada 2025. Angka tersebut melampaui target RPJMD sebesar 2,56 persen sekaligus menjadi capaian tertinggi Kabupaten Sampang dalam lima tahun terakhir.

Kabid Perencanaan, Pengendalian, dan Evaluasi (Rendalev) Bappelitbangda Kabupaten Sampang, Reza Bayu Julianto, memaparkan capaian indikator pembangunan daerah dan pertumbuhan ekonomi Kabupaten Sampang tahun 2025. 

Kemiskinan Menurun, Pendidikan Masih Menjadi Tantangan

Selain pertumbuhan ekonomi, angka kemiskinan Kabupaten Sampang juga mengalami penurunan dari 20,83 persen atau sekitar 214.320 jiwa menjadi 20,61 persen atau sekitar 213.980 jiwa. Capaian tersebut dinilai telah memenuhi target RPJMD Tahun 2025.

Pengeluaran per kapita masyarakat meningkat dari Rp9.782.000 menjadi Rp10.030.000 yang menunjukkan adanya peningkatan daya beli masyarakat.

Meski demikian, Reza mengakui sektor pendidikan masih menjadi tantangan karena kenaikan Indeks Pendidikan berlangsung relatif lambat. Kondisi tersebut dipengaruhi oleh masih dominannya tingkat pendidikan masyarakat pada jenjang sekolah dasar serta banyaknya warga lanjut usia yang belum memiliki ijazah formal.

"Meskipun masih berada di bawah rata-rata pertumbuhan ekonomi nasional sebesar 5,04 persen dan Jawa Timur sebesar 5,22 persen, capaian 3,45 persen ini merupakan performa terbaik Kabupaten Sampang selama lima tahun terakhir," ujar Reza.

Ia menambahkan, Pemerintah Kabupaten Sampang menargetkan penurunan angka kemiskinan menjadi 19,86 persen pada 2026 melalui sinergi seluruh perangkat daerah dan para pemangku kepentingan.


Catatan Redaksi: Inti Fakta Nusantara menjunjung tinggi asas praduga tak bersalah serta melayani hak jawab dan hak koreksi sesuai Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers.

Penulis: Iyan

Editor: Han

Intifakta Nusantara
Kategori Berita
Halaman Redaksi
Redaksi Tentang Kami Profil Perusahaan Pedoman Media Siber Kode Etik Jurnalistik Hak Jawab & Koreksi Kebijakan Privasi Disclaimer Kontak Redaksi