BREAKING
Memuat informasi hangat dari Redaksi Intifakta Nusantara...
-- pembaca online
Mode Malam
LIVE
BERITA PILIHAN REDAKSI

Bunda PAUD Sampang Ajak Orang Tua Biasakan 15 Menit Ngobrol Bersama Anak Setiap Hari

Bunda PAUD Kabupaten Sampang, Evi Slamet Junaidi, mengajak para orang tua membiasakan Gerakan 15 Menit Ngobrol Bersama Anak sekaligus meluncurkan sembilan PAUD Pembina pada peringatan Hari Anak Nasional 2026. 

Sampang, Jawa Timur, Inti Fakta Nusantara — Bunda PAUD Kabupaten Sampang, Evi Slamet Junaidi, mengajak seluruh orang tua membiasakan meluangkan waktu 15 menit setiap hari untuk mengobrol bersama anak sebagai bentuk perhatian, kasih sayang, sekaligus upaya mencegah berbagai persoalan yang dapat mengganggu tumbuh kembang mereka.

Ajakan tersebut disampaikan pada peringatan Hari Anak Nasional (HAN) Kabupaten Sampang Tahun 2026 yang digelar Jumat (31/7/2026). Mengusung tema "Mengobrol 15 Menit dengan Anak Setiap Hari", kegiatan tersebut juga diwarnai deklarasi Gerakan 15 Menit Ngobrol Bersama Anak dan peluncuran sembilan PAUD Pembina di Kabupaten Sampang.

Gerakan 15 Menit Ngobrol Bersama Anak

Dalam sambutannya, Evi Slamet Junaidi menegaskan bahwa ibu merupakan madrasah pertama sekaligus guru pertama bagi anak. Karena itu, peran orang tua sangat menentukan pembentukan karakter, rasa aman, dan kesehatan mental anak sejak usia dini.

Pemerintah Kabupaten Sampang juga mendeklarasikan Gerakan 15 Menit Ngobrol Bersama Anak sebagai komitmen bersama mencegah berbagai bentuk kekerasan terhadap anak.

Empat komitmen yang dideklarasikan meliputi:

  1. Membiasakan komunikasi berkualitas dalam keluarga melalui Gerakan 15 Menit Ngobrol Bersama Anak.
  2. Menjadikan keluarga sebagai tempat utama perlindungan dan pembentukan karakter anak.
  3. Menolak segala bentuk kekerasan terhadap anak, baik fisik, psikis, seksual, penelantaran, perundungan, eksploitasi maupun kekerasan digital.
  4. Memperkuat sinergi keluarga, pemerintah, sekolah, masyarakat, dunia usaha, media, serta seluruh pemangku kepentingan dalam mewujudkan lingkungan yang aman, nyaman, inklusif, dan ramah anak.

Menurut Evi, masih banyak anak menghadapi berbagai persoalan, mulai dari tekanan di sekolah, menjadi korban perundungan, hingga mengalami gangguan kesehatan mental akibat kurangnya perhatian dari lingkungan sekitar.

"Hal-hal seperti ini harus menjadi perhatian kita bersama agar bisa dicegah sejak dini," ujarnya.

Ia juga mengimbau para orang tua agar tidak mengabaikan cerita anak dan membiasakan mendengarkan setiap keluh kesah mereka dengan penuh perhatian.

"Anak-anak kita membutuhkan kehadiran, perhatian, dan waktu dari orang tuanya. Karena itu, mari biasakan mengobrol bersama anak setiap hari," pesannya.

Sementara itu, Plh Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Sampang, Roro Dewi Trisna, mengatakan peluncuran sembilan TK Negeri Pembina merupakan upaya meningkatkan mutu layanan pendidikan anak usia dini di Kabupaten Sampang.

"Kami berharap TK Negeri Pembina dapat menjadi pusat pengembangan layanan PAUD sekaligus memperkuat sinergi antara sekolah, keluarga, dan masyarakat dalam mencetak generasi yang cerdas, berkarakter, serta berdaya saing," ujarnya.

Sembilan PAUD Pembina Diresmikan

Pada kesempatan tersebut, Pemerintah Kabupaten Sampang juga meluncurkan sembilan PAUD Pembina sebagai bagian dari upaya pemerataan dan peningkatan kualitas layanan pendidikan anak usia dini.

Sembilan PAUD Pembina yang diluncurkan meliputi:

  1. UPTD TK Negeri Pembina 2 Kecamatan Sampang.
  2. UPTD TK Negeri Pembina 3 Kecamatan Sampang.
  3. UPTD TK Negeri Pembina 1 Kecamatan Pangarengan.
  4. UPTD TK Negeri Pembina 1 Kecamatan Torjun.
  5. UPTD TK Negeri Pembina 1 Kecamatan Kedungdung.
  6. UPTD TK Negeri Pembina 1 Kecamatan Sreseh.
  7. UPTD TK Negeri Pembina 1 Kecamatan Sokobanah.
  8. UPTD TK Negeri Pembina 1 Kecamatan Tambelangan.
  9. UPTD TK Negeri Pembina 1 Kecamatan Ketapang.

Peluncuran tersebut diharapkan mampu memperkuat pemerataan layanan pendidikan anak usia dini sekaligus meningkatkan mutu pembelajaran bagi anak-anak di Kabupaten Sampang.

Di akhir sambutannya, Evi berharap Gerakan 15 Menit Ngobrol Bersama Anak dapat menjadi budaya di setiap keluarga sehingga Kabupaten Sampang semakin berkembang sebagai kabupaten yang ramah anak dengan dukungan layanan pendidikan yang berkualitas.


Catatan Redaksi: Inti Fakta Nusantara menjunjung tinggi asas praduga tak bersalah serta melayani hak jawab dan hak koreksi sesuai Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers.

Penulis: Iyan

Editor: Han

Intifakta Nusantara
Kategori Berita
Halaman Redaksi
Redaksi Tentang Kami Profil Perusahaan Pedoman Media Siber Kode Etik Jurnalistik Hak Jawab & Koreksi Kebijakan Privasi Disclaimer Kontak Redaksi