BREAKING
Memuat informasi hangat dari Redaksi Intifakta Nusantara...
-- pembaca online
Mode Malam
LIVE
BERITA PILIHAN REDAKSI

Abrasi Ancam Permukiman Warga Pesisir Takalar, Pemerintah Diminta Bertindak Cepat

Abrasi menggerus wilayah pesisir di Kecamatan Galesong Utara, Kabupaten Takalar. (Foto: Istimewa)

Takalar, Inti Fakta Nusantara — Abrasi pantai kembali menjadi ancaman serius bagi masyarakat pesisir di Kabupaten Takalar, Sulawesi Selatan. Sejumlah titik di wilayah Galesong Utara dilaporkan mengalami pengikisan daratan akibat hantaman gelombang laut yang terus meningkat dalam beberapa bulan terakhir.

Warga di Dusun Pandanga dan Dusun Karama, Desa Aeng Batu-Batu, mengungkapkan kekhawatiran terhadap kondisi tersebut. Beberapa rumah yang berada dekat garis pantai mulai terdampak, bahkan sebagian struktur bangunan mengalami kerusakan akibat terjangan ombak yang semakin mendekat.

Menurut warga setempat, abrasi tidak hanya mengancam permukiman, tetapi juga aktivitas ekonomi masyarakat pesisir yang sebagian besar bergantung pada sektor perikanan dan hasil laut. Jika tidak segera ditangani, abrasi dikhawatirkan akan memutus akses ekonomi serta mengancam keselamatan warga.

Warga berharap pemerintah daerah segera turun tangan melalui langkah konkret, seperti pembangunan tanggul pemecah ombak dan penguatan struktur pantai. Selain itu, diperlukan kajian teknis berkelanjutan agar dampak abrasi tidak terus meluas ke wilayah pemukiman.

Beberapa tokoh masyarakat juga mendorong adanya sinergi antara pemerintah daerah, provinsi, dan pusat agar penanganan abrasi tidak bersifat sementara, melainkan menjadi bagian dari program mitigasi jangka panjang.

Ancaman abrasi yang terus berulang dinilai bukan sekadar persoalan lingkungan, tetapi juga persoalan sosial dan ekonomi yang membutuhkan perhatian serius dari semua pihak.


Penulis: Redaksi Inti Fakta Nusantara

Intifakta Nusantara
Kategori Berita
Halaman Redaksi
Redaksi Tentang Kami Profil Perusahaan Pedoman Media Siber Kode Etik Jurnalistik Hak Jawab & Koreksi Kebijakan Privasi Disclaimer Kontak Redaksi